Lima Belas Ribu Nelayan di Cirebon diberikan Asuransi Gratis

klaimku.com – Pernahkah Anda berpikir bagaimana makanan yang Anda makan sehari-hari diperoleh? Ikan misalnya? Hal pertama yang mungkin ada di benak Anda pasti ikan tersebut merupakan hasil kerja keras para nelayan di perairan Indonesia. Dengan sebutan Negara Bahari pastilah Indonesia mempunyai sumber kekayaan laut yang melimpah yang bisa dimanfaatkan para nelayan untuk menyambung hidup.

Tetapi bukan berarti laut kita dapat diambil hasilnya secara besar-besaran. Kelestarian dan kekayaan laut Indonesia perlu dijaga. Selain laut, para pencari ikan di laut yaitu nelayan juga perlu dijaga kesejahteraannya.

Baca juga : Kebakaran Pasar Atas Bukittinggi, Perusahaan Asuransi Tanggung Klaim 8,6 Miliar Rupiah

Dengan memberikan asuransi gratis kepada para nelayan yang meliputi perlindungan atas kecelakaan kerja dan kematian, maka hal ini juga dapat membantu perekonomian dan keselamatan kerja para nelayan tersebut.

Direktur Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Jawa Barat Suwarto mengatakan nelayan di Jawa Barat kerap mengalami kecelakaan dalam kerja, sedangkan penghasilan mereka selama ini hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari saja.

 

Gambar Via Korankite.com

 

Namun ada kabar gembira dari sekitar 15 ribu nelayan yang tinggal di sepanjang pesisir Cirebon Jawa Barat. Mereka mendapatkan asuransi gratis yang meliputi kecelakaan kerja dan kematian. Asuransi ini diberikan dengan menggandeng salah satu perusahan swasta penyedia listrik di Jawa dan Bali, yaitu Cirebon Power.

“Kami bersama-sama dengan pihak-pihak yang peduli meringankan beban bagi nelayan. Karena, kesehatan dan keselamatan mereka juga sangat penting” kata Suwarto di Cirebon, Selasa (5/12/2017).

“Kami tidak punya uang untuk asuransi nelayan. Maka kami menggandeng Cirebon Power untuk memanfaatkan CSR-nya.” kata Suwarto.

Direktur Cirebon Power Teguh Haryono mengatakan, sudah ada 15 ribu nelayan di Cirebon telah mendapatkan jaminan keselamatan kerja.

“Programnya terus begulir sejak dari tahun 2011 lalu,” kata Teguh Haryono.

Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi nelayan berdasarkan Undang-undang Nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam.

“Dengan ini keselamatan nelayan lebih terjamin karena kecelakaan kerja di laut lebih besar kebanding di darat, bisa seperti terpeleset di kapal, terjerat tali, terkena jaring, terkena gulungan tali dan benda tajam lainnya, walaupun kelihatannya kecil kalau lengah akibatnya bisa parah sampai meninggal” kata Kasrudin sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota Cirebon.

Sumber: kbr.id