December 14, 2017

Klaim Asuransi: Cashless vs Reimburse

Klaimku.com – Telitilah sebelum membeli, jangan sampai membeli kucing dalam karung. Ini adalah istilah yang dapat digunakan untuk kita supaya teliti sebelum membeli polis asuransi. Ketika membeli polis asuransi tidak sedikit si calon pembeli yang tidak memperhatikan secara detail isi dari buku polis.

Mungkin banyak yang menganggap ini sepele. Namun alangkah baiknya kita mempelajari isi polis yang dibeli supaya paham hak dan kewajiban kita sebagai nasabah. Dengan demikian kita bisa terhindar dari kesulitan saat pengajuan klaim seperti yang kita ketahui akhir-akhir ini banyak perusahaan asuransi yang tersandung kasus perlindungan hak konsumen, waspadalah!

Baca juga : Dewan Direksi Allianz dibidik LP Polda Metro oleh Johnny Situwanda & Partner

Berbicara mengenai pengajuan klaim khususnya klaim asuransi kesehatan, biasanya terdapat dua sistem/cara yang digunakan dalam klaim asuransi kesehatan yaitu cashless dan reimbursement.

Cashless (tanpa tunai)

Sistem cashless merupakan pengajuan klaim dengan menggunakan kartu asuransi khusus peserta, yaitu pada saat pemegang polis/tertanggung dirawat di rumah sakit rujukan, nasabah / pasien tidak perlu membayar tunai. Asuransi kesehatan dengan sistem cashless memiliki metode yang lebih sederhana, sebab tidak perlu lagi mengeluarkan biaya apapun untuk memperoleh perawatan dan pengobatan di rumah sakit.

Lalu, bagaimana caranya? Pertama, cari tau terlebih dahulu apakah pihak rumah sakit mempunyai kerja sama dengan pihak asuransi terkait sistem cashless, hal ini juga dapat ditanyakan pada agen asuransi Anda. Selain itu, nasabah harus menunjukan kartu cashless kepada rumah sakit di bagian pendaftaran, lalu pihak asuransi akan menerbitkan surat jaminan pengobatan/rawat inap sebagai persetujuan penggunaan fasilitas cashless. Semua biaya siap ditanggung oleh perusahaan asuransi dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, karena setiap perusahaan asuransi mempunyai aturan yang berbeda mengenai prosedur dan syarat klaim.

Reimbursement (penggantian biaya)

Lain halnya dengan Cashless yang dimana Anda tidak perlu mengeluarkan biaya terlebih dahulu, sistem reimbursement ini bisa dibilang merupakan cara klaim dengan penggantian dana yang sudah Anda bayarkan kepada Rumah Sakit.

Sistem reimbursement memang mempunyai proses yang sedikit lebih rumit jika dibandingkan dengan sistem cashless. Tetapi jangan kuatir, sistem reimbursement juga dapat menguntungkan bagi Anda. Ketika sewaktu-waktu dalam situasi darurat Anda sakit dan dirawat di Rumah Sakit yang tidak bekerjasama dengan asuransi yang Anda miliki, saat itulah Anda tetap dapat mengajukan klaim ke pihak asuransi dengan sistem reimburse. Sistem ini juga memudahkan Anda ketika Anda sedang bepergian ke daerah-daerah tertentu yang Rumah Sakitnya tidak bekerjasama dengan asuransi yang Anda miliki. Anda tetap dapat mengajukan klaim dengan sistem reimbursement. Namun tentu saja, dengan terlebih dahulu membayar biaya perawatan Anda ke Rumah Sakit.

Sistem reimbursement mengharuskan nasabah untuk melengkapi syarat yang perlu dipersiapkan untuk pengajuan klaim. Biasanya persyaratan tersebut berupa formulir klaim, surat keterangan dokter, resume medis, hasil laboratorium selama perawatan, dan kuitansi asli atau legalisir. Namun persyaratan ini berbeda-beda tergantung pada ketentuan masing-masing perusahaan asuransi.

Cashless maupun reimbursement hanyalah cara yang digunakan untuk mengajukan klaim asuransi. Perusahaan asuransi sendiri tidak mengharuskan Anda untuk mengajukan klaim hanya secara cashless ataupun hanya secara reimburse. Itu semua tergantung pilihan Anda, yang terpenting sesuaikan asuransi kesehatan dengan kondisi Anda. Jadilah pribadi yang bijak dalam mengambil keputusan. Salam cerdas asuransi!