December 14, 2017

Pengacara Korban: Mengerikan menjadi NASABAH ALLIANZ!

Agar Masyarakat bisa mengetahui kebenaran mengenai Allianz. Pada tanggal 17 Oktober 2017 Allianz telah mempidanakan 4 nasabahnya (Agus, Budi, Melisa dan Deni) melalui LP No 5034/ X/ PMJ/ ke Direskrimum Polda Metro Jaya dengan tuduhan para nasabah allianz mengunakan KTP palsu untuk mengajukan klaim asuransi ke Allianz.

Baca juga LQ Indonesia Lawfirm Menerima Kuasa dari Empat Terlapor Kasus Allianz di Krimum

Setelah Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP menerima surat kuasa dari 4 terlapor maka kami mulai melakukan investigasi dan mengirimkan surat ke Disdukcapil dari salah satu terlapor dan ternyata KTP terlapor adalah asli dan terdaftar, tidak sesuai tuduhan Allianz ke Polda.
Terlapor menceritakan bahwa agen ketika melakukan penjualan sangat memaksa nasabah untuk membeli walau nasabah sudah berusaha menolak dan masih agen membujuk-bujuk dan hanya menyuruh nasabah menandatangani Formulir SPAJ KOSONG agar memudahkan proses penjualan sehingga nasabah tidak tahu apa yang diisi. Dugaan ada kemungkinan pula bahwa agen penutup atau underwriterlah yang mengisi formulir secara tidak benar dan melampirkan KTP palsu karena nasabah mengaku tidak pernah diminta KTP. Hebat sekali Allianz bisa memberikan fotokopi KTP palsu ke kepolisian. Pertanyaan kami siapakah yang membuat fotokopi KTP palsu itu apabila nasabah tidak pernah dimintai KTP asli? Apakah pengacara atau pihak Allianz yang mengadakan barang palsu tersebut? Mengerikan sekali apabila ada barang palsu yang dapat timbul ketika barang aslinya ada. Apalagi TANPA KLARIFIKASI terlebih dahulu ke nasabah sebelum melaporkan ke kepolisian. LQ Indonesia Lawfirm akan selalu memberitakan kasus secara transparan beserta buktinya seperti yg kami posting di bawah ini. (Bukti panggilan polisi dan bukti surat keterangan bahwa E-KTP asli dan terdaftar).

Baca juga Direktur Utama Allianz kembali diPIDANAkan oleh Nasabahnya (Korban Bapak Sule)

Berhati-hatilah NASABAH ALLIANZ apabila dalam penjualan asuransi Allianz kalian hanya menandatangani formulir kosong karena nasib kalian bisa sama seperti para nasabah Allianz yang dipidanakan oleh Allianz. Saat mengajukan klaim ke Allianz dapat dipidanakan ke kepolisian atas kelalaian NASABAH ALLIANZ menandatangani formulir SPAJ kosong. Banyak asuransi yang pada prakteknya tidak pernah meminta KTP nasabah seperti asuransi yang sering ditawarkan melalui telepon. Tetapi ternyata akan bermasalah dikemudian hari ketika mengajukan klaim.

Para Nasabah Allianz yang dilaporkan menyayangkan kenapa Allianz tidak mengklarifikasi kepada 4 NASABAH Allianz tersebut sebelum melaporkan ke polisi. Apalagi klaim telah dibayarkan lebih dari 1 tahun lalu. Kenapa baru dipermasalahkan saat ini ketika Allianz mulai dilaporkan nasabahnya sendiri (Ifranius dan Indah Goena)?

Baca juga Dirut Allianz Life Joachim Wessling, dilaporkan kembali ke Polda (Korban Bapak Wijaya)

Pengalaman LQ Lawfirm adalah ketika terjadi masalah terutama perihal klaim, Allianz tidak mau turun dan mendengarkan keluhan nasabah dan menyuruh nasabah melaporkan saja ke kepolisian seperti yang terjadi pada Ifranius. Demikian pula yang terjadi pada 4 nasabah Allianz yg dilaporkan ke polisi juga Allianz tidak mencari jalan musyawarah dengan nasabahnya sendiri, tetapi langsung melaporkan ke polisi. Memang pelaporan ke kepolisian adalah hak Allianz tapi bukankah alangkah baiknya setiap masalah dicari jalan keluar sebelum mengambil langkah pidana?

Para nasabah Allianz harus berhati-hati karena berbisnis dengan Allianz harus siap diPIDANAkan tanpa adanya musyawarah atau klarifikasi seperti yang terjadi pada 4 terlapor yang memberikan kuasa kepada LQ Lawfirm. Pengacara nasabah pun harus siap mental seperti Advokat Alvin Lim yang diancam oleh Allianz pada pers releasenya akan digugat perdata karena membela nasabah Allianz.
Jika berselisih dengan Allianz, nasabah Allianz PASTI KALAH. Maka apabila ada perselisihan pastikan Anda membawa Pengacara. Apabila Allianz tetap tidak mau membayar klaim setelah membawa pengacara mungkin sebaiknya nasabah legowo dan tidak mempertahankan haknya. Ikhlaskan saja uang klaim hak nasabah kepada Allianz untuk menghindari permasalahan hukum seperti yang dialami oleh 4 terlapor Allianz. Buat apa terima uang klaim dari Allianz apabila dikemudian hari dapat dikasuskan pidana? Harap di SHARE berita ini agar saudara dan keluarga anda bisa terhindar dari masalah dengan Allianz.

Terima kasih atas perhatiannya,
Advokat Alvin Lim, SH, MSC, CFP
Founder LQ Indonesia Lawfirm
Ketua Posbakumadin Asuransi.