Klaim Jasa Raharja Dipermudah, Korban Kecelakaan Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi

Resiko kecelakaan dapat terjadi kapan saja. Di Indonesia sendiri, Jasa Raharja sebagai perusahaan yang dimiliki oleh negara memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum dan asuransi tanggung jawab menurut hukum terhadap pihak ketiga sebagaimana diatur dalam UU No 33 dan 34 tahun 1964 berikut peraturan pelaksanaannya. Sayangnya, tidak semua orang mengenal fungsi Jasa Raharja ini sebagai fasilitas pemerintah, sehingga pada saat terjadi kecelakaan, masih banyak orang yang kurang paham bagaimana cara pengurusan pelaporan ke Jasa Raharja.

Biasanya ketika terjadi kecelakaan lalu lintas, masyarakat yang mengalami kecelakaan perlu datang ke kantor polisi untuk kelengkapan prosedur klaim asuransi yang kemudian dilaporkan ke Jasa Raharja. Akan tetapi, saat ini masyarakat di Provinsi Riau boleh bergembira, khususnya bagi masyarakat di Kota Pekanbaru, sudah tak perlu repot-repot lagi mendatangi kantor polisi dan melapor ke Jasa Raharja ketika terjadi kecelakaan untuk nantinya mengklaim asuransi.

Baca juga Underwriter Allianz Utama Tersangka Kasus Pemalsuan dan Penipuan

Sejak 27 Maret 2018 telah dibuka pelayanan satu atap korban kecelakaan lalu lintas yang dapat ditemui di RS. Pelayanan ini terdiri dari Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dan Jasa Raharja.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Rudy Syafaruddin menerangkan bahwa selama ini korban kecelakaan lalu lintas biasanya harus melapor terlebih dulu ke kantor polisi. Kemudian bukti laporan ini dibawa ke Jasa Raharja untuk mendapatkan asuransi.

“Biasanya kan ada tuh, santunan atau biaya Rp 20 juta kalau luka berat atau biaya lain tergantung lukanya. Sekarang tidak perlu datang ke kantor polisi,” kata Rudy.

Rudy melanjutkan, “Dengan ini, masyarakat yang biasanya menolong korban laka lantas tak perlu takut lagi soal biaya. Langsung dicatat polisi dan terdata petugas Jasa Raharja,”

Baca juga Per April 2018, Premi Asuransi Kesehatan Swasta di Australia Naik 3,95 %

Peluncuran program ini sudah dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Ahmad Pekanbaru, dengan total ada 57 rumah sakit di Riau yang bersedia mengadakan pelayanan satu atap ini.

Sarana prasarana untuk mendukung pelayanan ini juga turut disediakan, yaitu seperti komputer, meja, serta satu ruangan pelayanan tempat pengaduan masyarakat.

“Dengan ini, masyarakat tidak perlu khawatir. Semuanya sudah terkover, polisi sudah ada, Jasa Raharja juga sudah ada di sana,” lanjut Rudy.

Baca juga Waspada Celaka Di Tempat Wisata, Siapa Paling Bertanggung Jawab?

Sementara itu untuk kecelakaan lalu lintas tunggal, Rudy menyebut pihaknya masih melakukan pengkajian bersama Jasa Raharja, apakah nantinya masuk dalam pelayanan satu atap ini atau tidak. Terobosan ini juga mengajak masyarakat lebih rajin membayar pajak kendaraan bermotor. Pasalnya, ada alokasi sumbangan kecelakaan lalu lintas ketika pajak dibayar.

“Di STNK kan ada sumbangannya, itu nantinya yang dipakai Jasa Raharja,” ujar Rudy.

Berita ini juga tayang di liputan6.com

About The Author

Related posts

Responsive WordPress Theme Freetheme wordpress magazine responsive freetheme wordpress news responsive freeWORDPRESS PLUGIN PREMIUM FREEDownload theme free