Memasuki Era Digital, AAJI Yakin Agen Asuransi Masih Jadi Tumpuan

Klaimku.com – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meyakini pesatnya perkembangan digital di industri asuransi tidak akan menggerus keberadaan agen asuransi. Meskipun pemasaran produk asuransi sudah banyak memanfaatkan teknologi, jumlah tenaga pemasar di industri asuransi jiwa masih diperlukan.

Baca juga Terapkan Program 10 Juta Agen, AAJI Berharap Menjadi Jalan Keluar Sulitnya Lapangan Kerja

Hendrisman Rahim selaku ketua umum AAJI mengatakan pekerjaan sebagai agen asuransi menjadi salah satu yang terdampak digitalisasi. Setidaknya dalam waktu dekat ini Hendrisman percaya keberadaan agen asuransi yang dijalankan oleh manusia masih dibutuhkan di industri asuransi.

“Di negeri seberang sana asuransi itu sampai saat ini adalah produk yang dijual bukan dibeli. Setidaknya sampai lima tahun ke depan. Jadi produk ini masih perlu yang namanya agen,” ucap Hendrisman di Hotel Crowne Plaza, Jakarta, 15 Maret 2018.

Hendrisman melanjutkan, ada sesuatu yang bisa dilakukan oleh agen asuransi, tetapi tidak bisa dilakukan oleh mesin. Salah satunya adalah membangun emosi calon pemegang polis, karena produk asuransi jiwa merupakan produk yang berkaitan dengan kondisi manusia.

Baca juga OJK Menyiapkan Aturan Asuransi Digital Yang Mengutamakan Perlindungan Konsumen

“Karena agen-agen ini adalah orang yang bisa membangunkan emosional tertanggung dari para calon pembeli produk asuransi. Kalau digital kan dia cuma baca apa saja yang ditawarkan oleh produk ini, lalu kemudian dia pilih beli atau enggak, tapi enggak ada emosionalnya,” jelas dia.

Hendrisman mengaku adanya digitalisasi juga membantu penetrasi produk asuransi di masyarakat. Dengan adanya perkembangan teknologi ini, maka pemasaran produk asuransi bisa lebih mudah, efektif, dan efisien.

Artikel ini juga tayang di : metrotvnews.com

Responsive WordPress Theme Freetheme wordpress magazine responsive freetheme wordpress news responsive freeWORDPRESS PLUGIN PREMIUM FREEDownload theme free