OJK Menyiapkan Aturan Asuransi Digital Yang Mengutamakan Perlindungan Konsumen

Klaimku.com – Kemajuan teknologi informasi yang serba digital membawa orang ke dunia bisnis yang revolusioner karena mempunyai metode yang lebih mudah, murah, praktis, dan dinamis. Tidak sedikit perusahaan asuransi yang memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran hingga penyelesaian klaim.

Dengan itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan aturan khusus mengenai bisnis asuransi berbasis digital alias insurance technology. Aturan tersebut dibuat untuk merespons berkembangnya produk asuransi di era digital ini.

Baca juga : Asuransi Reliance Indonesia Hadirkan Produk Dengan Premi Seharga Sepiring Batagor

OJK sebelumnya sudah menerbitkan aturan khusus untuk bisnis pinjam meminjam berbasis digital yaitu financial technology (fintech) peer to peer lending. “Yang sudah dari OJK itu untuk fintech lending itu sudah diatur semua bagaimana mereka, syarat-syaratnya apa. Untuk bidang asuransi sedang kami kembangkan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) OJK Riswinandi di Crowne Plaza Hotel, Jakarta, Kamis (15/3).

Tujuan utama aturan tersebut adalah perlindungan pelanggan (customer protection). Riswinandi mengatakan aturan mengenai asuransi digital akan mencakup ketentuan mengenai sistem bisnis hingga mekanisme pembayaran klaim dan pengaduan.

Proses penyusunan aturan akan melibatkan pelaku industri asuransi digital. Saat ini, OJK tengah dalam tahap mendata perusahaan-perusahaan asuransi digital yang beroperasi di Tanah Air. “Masukan ini bagian penting untuk men-develop aturannya,” ucap Riswinandi.

Baca juga : Pencalonan Ketua CFO (CHIEF FINANCIAL OFFICER) Forum Oleh AAJI

Ia menyebut, layanan keuangan berbasis digital memiliki sederet risiko di antaranya kegagalan pengenalan konsumen, tindak pidana pecucian uang, hingga kegagalan sistem. Namun di sisi lain, layanan tersebut mampu mendorong perluasan akses keuangan kepada masyarakat dan mendorong efisiensi bisnis keuangan. Maka itu, pengaturan menjadi penting.

Direktur Pengawas Asuransi OJK Ahmad Nasrullah menambahkan, dalam aturan khusus asuransi digital tersebut, OJK juga akan mengatur mengenai kerahasiaan data nasabah. (ka)

 

Artikel ini juga tayang di : katadata.co.id
Sumber gambar : ivoox.id

Responsive WordPress Theme Freetheme wordpress magazine responsive freetheme wordpress news responsive freeWORDPRESS PLUGIN PREMIUM FREEDownload theme free