Produk Wakaf Asuransi Syariah Kini Telah Memiliki Petunjuk Teknis

Semakin berkembangnya produk asuransi di Indonesia membuat beberapa kebijakan dibentuk untuk meregulasi jalannya bisnis asuransi yang salah satunya adalah produk syariah. Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Syarah Indonesia (ASSI) Erwin Noekman mengatakan dirinya beserta pelaku usaha asuransi syariah telah menyusun petunjuk teknis terkait manfaat wakaf yang ada pada produk asuransi.

Baca juga: Proteksi Kehilangan dan Rusak Fisik Pada Smartphone Seharga Rp 100 ribu, Mau?

“Petunjuk teknis mengenai manfaat wakaf telah disusun.” ucap Erwin seperti dikutip dari bisnis.com (27/03). Petunjuk teknis mengenai manfaat wakaf pada asuransi ini dibuat dilatarbelakangi adanya fatwa DSN-MUI dengan nomor 106/DSN-MUI/X/2016 tentang wakaf manfaat asuransi jiwa syariah. Sejak diterbitkanya fatwa tersebut kini perusahaan asuransi jiwa syariah bisa memasarkan produk wakaf manfaat asuransi.

Meskipun regulasi tersebut telah dibuat, baru ada dua perusahaan asuransi yang memiliki produk wakaf manfaat asuransi yakni PT Sun Life Financial Indonesia dan PT Generali Indonesia melalui produk syariahnya.  Mengenai hal tersebut OJK (Otoritas Jasa Keuangan) telah sebelumnya meminta pendapat dari MUI, Kementrian Agama.

Baca juga: Alvin Lim: “Ada motif balas dendam dan telah mengincar saya dari awal”

Srikandi Utami selaku Kepala Divisi Unit Bisnis Syariah Sun Life memaparkan bahwa industri asuransi cukup kesulitan dalam menyusun strategi produk baru tersebut, belum lagi harus menjelaskan kepada masyarakat. Ia juga menambahkan masalah yang ada selanjutnya adalah memberikan penjelasan yang lengkap dan memadai kepada agen pemasar asuransi sehingga saat berinteraksi kepada masyarakat agen dapat memaparkan program yang dimiliki dengan baik sehingga tidak terjadi salah pengertian kepada masyarakat mengingat program ini merupakan program yang baru.

Srikandi juga memamparkan jika ditekuni produk ini menyimpan peluang yang bagus mengingat bahwa penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam. “Seharusnya ini menjadi peluang bisnis yang bagus, tinggal bagaimana perusahaan mau berkomitmen untuk mengedukasi agen dan masyarakat sehingga produk ini dapat diterima di tengah masyarakat.

 

 

Sumber: bisnis.com

 

About The Author

Related posts

Responsive WordPress Theme Freetheme wordpress magazine responsive freetheme wordpress news responsive freeWORDPRESS PLUGIN PREMIUM FREEDownload theme free